Opini

Bakti Sosial Bulan Rajab: ”Sehat Menyambut Ramadan”

Oleh: Yani Triyani (Dosen Fakultas Kedokteran Unisba)

BULAN Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram (al-asyhur al-hurum) yang dimuliakan dalam Islam, bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Dalam Al-Qur’an (QS. At-Taubah: 36), bulan-bulan ini disebut sebagai waktu yang diagungkan, di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dan meningkatkan ketakwaan. Karenanya, menjaga diri, memperbaiki akhlak, menguatkan ibadah, dan memperbaiki hubungan sosial sangat dianjurkan. Rajab sering disebut sebagai bulan menanam, Sya’ban sebagai bulan menyiram, dan Ramadan sebagai bulan memanen. Rajab merupakan momentum menguatkan amal sosial, seperti sedekah, membantu sesama, dan menggerakkan kepedulian. Menghidupkan semangat ini menjadi pondasi bagi kebiasaan baik yang lebih kuat saat Ramadan nanti. Doa yang masyhur dibaca para ulama salaf pada bulan Rajab adalah

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Allahumma barik lana fi Rajab wa Sya’ban wa ballighna Ramadhan.”
Doa ini menjadi simbol harapan agar Allah memberi keberkahan sejak Rajab sehingga saat Ramadhan tiba, hati sudah siap dengan iman yang kuat.

See also  Meneladani Ketaatan Keluarga Nabi Ibrahim Kepada Allah SWT

Untuk mengamalkan pemahaman mengenai keutamaan bulan Rajab sebagai momentum awal perbaikan diri, Yayasan Pendidikan Islam Al Aliim memandang penting menjaga kesehatan fisik dan mental, sebagaimana Allah SWT dalam firmanNya dalam QS. Yunus ayat 58 menyeru,

”Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi sesuatu (penyakit) yang terdapat dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin.”

Kesehatan yang paripurna memungkinkan menjalankan ibadah secara sempurna, termasuk dalam menghadapi Bulan Ramadan. Oleh karena itu memandang perlu melakukan Medical check-up (MCU) sebagai upaya untuk upaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit kronis sebagai investasi kesehatan jangka panjang, sebagai penunjang dalam menjalankan ibadah Ramadan.

Selain itu melihat kondisi warga di sekitar yayasan ditemukan warga lansia yang memerlukan santunan untuk dapat mengupayakan hidup sehat wal afiat. Dengan latar belakang tersebut, yayasan pendidikan Islam Al Aliim mengadakan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk Program Bakti Sosial Medical check-up, Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis menuju ”Sehat Menyambut Ramadhan”. Kegiatan terselenggara berkat kolaborasi Yayasan Pendidikan Islam Al Aliim asuhan Dr. Lilis Rohaeti, S.Pd., M.Pd. dengan jejaring dokter, nakes, analis laboratorium, dari Komunitas Ngaos Ahad Rumah Sakit Al Islam Bandung (yang didukung oleh Direktur dr. Hj. Rita Herawati, SpPK., MKes., MKM; dr. Hj. Nuri Amalia, Sp.S; Direktur Utama PT Pindad Medika Utama Dr. dr. Lia Yuliani, MM; penanggung Jawab/Pelaksana Harian dr. Hj. Erly Ch. Pohan); Klinik Utama Jantung Hasna Medika (yang didukung oleh direktur klinik dr. Lia Mulyawati), dosen FK Unisba  serta relawan alumni berbagai Fakultas Kedokteran Unisba, Unpad, Maranatha serta mahasiswa PKL Stikes Unjani.

See also  Kementerian Agama dan Proklamator Bung Hatta

Kegiatan berlangsung dua hari, 10–11 Januari 2026,  Sabtu (10/1/), panitia menggelar medical check-up kesehatan jantung di Klinik Utama Hasna Medika untuk 50 pengurus yayasan. Layanan meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan lab sederhana, dan rekam jantung (EKG).​

Keesokan harinya, Ahad (11/1) pukul 07.00–12.00 WIB, digelar pemeriksaan fisik dan pengobatan gratis bagi 92 warga sekitar yayasan yang didominasi lansia. Warga mengikuti alur layanan mulai dari pemeriksaan awal, konsultasi dokter, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.​

Selain layanan medis, kegiatan juga diisi penyuluhan “Waspada Serangan Jantung” yang disampaikan dr. Arief Taufiqurrohman, SpJP. Edukasi ini menekankan pentingnya kewaspadaan penyebab, faktor risiko, gejala dan upaya pencegahan, terutama pada kelompok usia lanjut.​

See also  Self-Fulfilling Prophecy dan Prasangka kepada Tuhan

Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapan diri yang sehat menjelang bulan suci Ramadhan. Upaya Kolaborasi, yayasan Al Aliim dengan berbagai pihak dalam kegiatan bakti sosial kali ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun kebiasaan ibadah yang lebih baik dan konsisten pada periode Ramadan 1447 mendatang.**

Show More

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button