Fikom Unisba Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Prodi Ilmu Komunikasi Gelar Lokakarya Pemutakhiran RPS dan Evaluasi CPL
SALAMMADANI.COM – Komitmen meningkatkan mutu pembelajaran terus ditunjukkan Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Islam Bandung (Unisba). Salah satunya melalui Lokakarya Pemutakhiran Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Evaluasi Ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang digelar Selasa (3/2). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat penerapan Outcome-Based Education (OBE) sekaligus menjawab tantangan sistem pendidikan tinggi di era digital.
Berlokasi di Linggarjati Room, Hotel Horison Bandung, lokakarya diikuti seluruh dosen koordinator mata kuliah dan tim penyusun RPS di lingkungan Prodi Ilmu Komunikasi. Hadir dua narasumber berpengalaman, yakni Dr. Hj. Ani Yuningsih, Dra., M.Si., dosen FIKOM Unisba yang juga asesor BAN-PT dan LAMSPAK, serta Dr. Khambali, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala Seksi Pengembangan Kurikulum P2AP Unisba.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FIKOM Unisba, Dr. Tresna Wiwitan, Dra., M.Si., menyebut lokakarya ini sebagai momentum strategis untuk memastikan setiap mata kuliah selaras dengan profil lulusan dan kebutuhan industri komunikasi masa kini. Menurutnya, pembaruan RPS berbasis OBE bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bagian penting dari strategi peningkatan kualitas lulusan.
“Pelibatan aktif dosen koordinator dan tim penyusun RPS menjadi kunci agar kurikulum tetap konsisten, relevan, dan bermutu,” tegasnya.
Dalam pemaparannya, Ani Yuningsih menjelaskan bahwa penyusunan RPS harus dilakukan secara menyeluruh dengan memadukan body of knowledge, capaian pembelajaran, metode pengajaran, hingga sistem asesmen yang objektif dan akuntabel. Ia menilai RPS berfungsi sebagai peta utama pembelajaran agar proses akademik berlangsung terarah, sistematis, dan terukur.
Di sisi lain, Khambali menekankan pentingnya evaluasi ketercapaian CPL dalam kerangka OBE sebagai bagian dari penjaminan mutu internal. Pendekatan ini menuntut perguruan tinggi berfokus pada hasil belajar nyata mahasiswa sekaligus melakukan perbaikan berkelanjutan berdasarkan evaluasi pembelajaran.
Hal menarik yang turut dibahas adalah integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam penyusunan RPS. FIKOM Unisba telah menyiapkan pedoman khusus agar pemanfaatan AI dalam proses belajar, tugas akademik, maupun pengembangan kompetensi mahasiswa dilakukan secara etis, kritis, dan bertanggung jawab, sejalan dengan perkembangan teknologi komunikasi dan media digital.
Wakil Dekan I Bidang Belmawa, Dr. Ferry Darmawan, M.DS., menegaskan bahwa penggunaan AI harus tetap berlandaskan prinsip akademik. Menurutnya, teknologi ini dapat menjadi alat bantu efektif jika diarahkan dengan jelas melalui tujuan, batasan, serta indikator penilaian yang terukur.
“Dengan pengaturan yang tepat di RPS, AI justru mampu memperkuat kemampuan analitis, kreativitas, dan etika mahasiswa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Komunikasi FIKOM Unisba menegaskan komitmennya untuk terus menyempurnakan kurikulum dan sistem pembelajaran sesuai kebijakan nasional pendidikan tinggi serta standar akreditasi. Diharapkan, upaya tersebut dapat membangun budaya mutu akademik sekaligus melahirkan lulusan Ilmu Komunikasi yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.(askur/png)




