Feature

Mahasiswa Unisba Integrasikan Filantropi dan Edukasi Lewat Program “Ramadan Soul-Sharing” di Pondok Yatim Tegalega

KEPEDULIAN sosial mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali diwujudkan melalui aksi nyata pengabdian kepada masyarakat. Nazwa Ainun, mahasiswa Fakultas Syariah Program Studi Perbankan, menggagas kegiatan kemanusiaan bertajuk “Ramadan Soul-Sharing” yang digelar di Pondok Yatim Ad-Infinitum, kawasan Tegalega, Kota Bandung, Sabtu (28/2/2026).

Sebagai pendiri komunitas @bdgaction sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Nazwa Ainun berhasil menghimpun puluhan relawan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Program ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus momentum berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Pondok Yatim Ad-Infinitum yang menaungi 35 anak asuh menjadi fokus utama penyaluran bantuan dalam kegiatan ini. Walaupun hanya 25 anak yang hadir secara langsung di lokasi, panitia tetap memastikan seluruh anak asuh menerima santunan serta paket hadiah yang telah dipersiapkan secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Nazwa menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini bukan sekadar melihat jumlah kehadiran, tetapi memastikan seluruh anak di pondok dapat merasakan kebahagiaan Ramadan.

See also  Rambut Rusak Ternyata karena Salah Cara Keramas?

“Fokus kami bukan pada jumlah yang hadir, melainkan pada manfaat yang dirasakan oleh seluruh anak asuh. Kami memastikan semua anak, baik yang hadir maupun yang berhalangan, tetap mendapatkan paket santunan agar mereka dapat merasakan kebahagiaan Ramadan,” ungkapnya.

Edukasi Berbagi Melalui Konsep “The Art of Giving”

Salah satu keunikan dari program Ramadan Soul-Sharing adalah pendekatan edukatif yang diberikan kepada anak-anak panti melalui konsep “The Art of Giving.” Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya berperan sebagai penerima bantuan, tetapi juga diajak menjadi bagian dari pemberi kebaikan.

Didampingi oleh para relawan mahasiswa, anak-anak panti turut membagikan paket takjil kreatif yang berisi tujuh jenis makanan ringan dalam kemasan menarik kepada masyarakat di sekitar lingkungan pondok.

Lokasi pembagian yang hanya berjarak beberapa langkah dari gerbang panti memberikan ruang aman bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, panitia berharap nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi dapat tertanam sejak dini.

See also  Beberapa Fakta Orgasme Wanita yang Perlu Anda Tahu

Inisiatif tersebut juga menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk tetap menebarkan kebaikan kepada sesama.

Rangkaian Kegiatan Sosial dan Edukasi

Program Ramadan Soul-Sharing dirancang dengan berbagai agenda yang memadukan unsur sosial, edukatif, dan spiritual. Salah satunya adalah penyampaian materi motivasi singkat yang bertujuan memberikan dorongan semangat kepada anak-anak panti agar terus berjuang meraih cita-cita melalui pendidikan.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi ice breaking dan kegiatan psikososial yang bertujuan membangun kedekatan emosional antara relawan mahasiswa dan anak-anak asuh. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis, yang diikuti dengan distribusi bantuan kebutuhan pokok guna mendukung operasional pondok.

Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan 29 relawan mahasiswa, dengan 24 di antaranya hadir langsung di lokasi untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

See also  Dari Jaket Ojol ke Ruang Kuliah: Ikhtiar Irna Kurniawati Meraih Asa di Unisba

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, yang menjadi momen mempererat silaturahmi antara relawan dan anak-anak panti sekaligus sebagai ajang refleksi serta evaluasi kegiatan sosial yang telah dilaksanakan.

Melalui kegiatan ini, Nazwa Ainun berharap aksi kecil yang dilakukan bersama para relawan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unisba lainnya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan visi Universitas Islam Bandung yang berkomitmen mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial yang tinggi.

Aksi “Ramadan Soul-Sharing” menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agent of change, tetapi juga sebagai agen pengabdian yang mampu menghadirkan solusi, harapan, dan kebahagiaan bagi masyarakat di sekitarnya.(askur/png)***

Show More

Related Articles

Back to top button