Berita

BAZNAS RI Perkuat Peran UPZ untuk Tingkatkan Penghimpunan Zakat Ramadan

SALAMMADANI.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak dalam meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Upaya tersebut disampaikan dalam kajian rutin Selasa pagi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi BAZNAS TV. Pada edisi kali ini, kajian mengangkat tema “Integrasi UPZ dengan Laku Pandai Syariah dalam Memaksimalkan Fundraising Ramadhan.”

Dalam pemaparannya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Nadratuzzaman Hosen, menegaskan bahwa UPZ memiliki posisi strategis karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, khususnya di tingkat desa dan masjid.

See also  Prodi Magister Kenotariatan FH Unisba Sabet Dua Gelar di Lomba Akta 2025

Melalui kajian tersebut, Nadratuzzaman berharap BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat belajar dari praktik baik yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam mengoptimalkan peran UPZ.

“Bagaimana mereka mengelola UPZ, bagaimana penerapan laku pandai syariahnya, itu yang ingin kita pelajari. Keberhasilan BAZNAS Ciamis bisa kita replikasi dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing,” ujarnya saat membuka kajian melalui BAZNAS TV, Selasa (27/1/2026).

Sementara itu, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Ciamis, Kikin Mutakin, mengungkapkan bahwa persoalan ekonomi masyarakat saat ini semakin kompleks. Mulai dari jeratan pinjaman online, dampak judi daring, hingga tekanan dari rentenir.

Kondisi tersebut, menurut Kikin, menjadi kegelisahan sekaligus motivasi bagi BAZNAS Ciamis untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

See also  Mahasiswa FTK Unisba Ditempa Semangat Kebangsaan Lewat Pelatihan Bela Negara di Pusdikter Pusterad

Sebagai bagian dari strategi tersebut, BAZNAS Ciamis menerapkan sistem pengelompokan UPZ berdasarkan grade. Tercatat, sebanyak 38 UPZ Grade A dengan penghimpunan di atas Rp10 juta diproyeksikan sebagai UPZ percontohan dalam program pemberdayaan ekonomi umat serta calon kampung zakat.

Selanjutnya, terdapat 36 UPZ Grade B dengan penghimpunan Rp5–10 juta, serta 191 UPZ Grade C dengan penghimpunan di bawah Rp5 juta yang difokuskan untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem.

Di sisi lain, Wakil Ketua II dan IV BAZNAS Kabupaten Ciamis, Iif Taufiq El Haque, memaparkan bahwa pihaknya tetap mengombinasikan strategi digital dengan pendekatan konvensional dalam penghimpunan ZIS.

See also  Raih Pengakuan Internasional, Siswa MAN IC Perkuat Citra Madrasah Unggul

Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah Gerakan Infak Ramadhan, yang telah berlangsung selama sembilan tahun. Program ini mengajak masyarakat menyisihkan infak secara sukarela bersamaan dengan pembayaran zakat fitrah.

“Misalnya zakat fitrah Rp37.500, ditambah infak Ramadhan Rp2.500, sehingga total menjadi Rp40.000,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat Ciamis telah terbiasa dengan gerakan ini dan memahami bahwa dana infak Ramadhan secara khusus dialokasikan untuk pembangunan rumah layak huni.(baznas/ask-png)

“Alhamdulillah, masyarakat sudah percaya dan mengetahui secara jelas ke mana infak mereka disalurkan,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button