Beasiswa Sumber Daya Unggul Unisba Diluncurkan, Wakaf dan Ramadan Jadi Program Andalan BMU
SALAMMADANI.COM – Yayasan Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Baitul Maal Unisba (BMU) resmi menggulirkan Program Beasiswa Sumber Daya Unggul Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus meluncurkan Program Wakaf dan Program Ramadan BMU, Senin (9/2), di Aula Utama Unisba, Jalan Tamansari 1, Kota Bandung.
Peluncuran program ini menjadi bukti nyata komitmen Unisba dalam memperkuat fungsi sosial kampus serta memastikan keberlanjutan pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada 200 mahasiswa penerima. Kegiatan juga diisi ceramah umum bertema “Wakaf dan Peradaban” oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, serta pemaparan program wakaf dan maslahat dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
BMU Kelola Dana Zakat hingga Wakaf Sivitas Akademika
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa BMU memiliki peran penting sebagai unit strategis dalam pengelolaan dana sosial sivitas akademika untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Menurutnya, BMU menghimpun dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dari dosen serta tenaga kependidikan, yang kemudian disalurkan kepada mahasiswa melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel.
“Dana sosial ini kami kelola secara profesional agar tepat sasaran bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, potensi muzaki di Unisba diperkirakan mencapai sekitar 800 orang, sehingga menjadi kekuatan besar dalam mendukung keberlangsungan program beasiswa maupun kegiatan sosial kampus.
Rektor berharap, bantuan pendidikan ini mampu melahirkan lulusan berkarakter Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid—yakni generasi yang unggul secara intelektual, matang secara spiritual, serta tangguh secara emosional dan fisik.
“Unisba tidak hanya mencetak lulusan berprestasi akademik, tetapi juga berakhlak mulia, mandiri, dan siap memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” tegasnya.
Ketua BMU, Dr. Yan Orgianus, Ir., M.Sc., mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 pihaknya berhasil menghimpun dana sebesar Rp 719.950.000. Dari jumlah tersebut, Rp 709.845.931 telah dimanfaatkan untuk berbagai program kemaslahatan, terutama beasiswa mahasiswa.
Dana tersebut sepenuhnya berasal dari kontribusi dan donasi sivitas akademika Unisba.
“Kami terus mendorong partisipasi civitas agar semakin banyak mahasiswa yang bisa merasakan manfaat bantuan pendidikan ini,” jelasnya.
Tahun ini, 200 mahasiswa dari beragam fakultas menerima beasiswa melalui jalur prestasi, tahfidz Al-Qur’an, ekonomi, dan partisipatif. Para penerima berasal dari Fakultas Syariah, Dakwah, Tarbiyah, Hukum, Psikologi, MIPA, Teknik, Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, hingga Fakultas Kedokteran.
Sinergi dengan Laznas BSI Maslahat Perkuat Tata Kelola
Yan juga menyampaikan bahwa sejak 2025, BMU berada di bawah naungan Laznas BSI Maslahat sebagai langkah penguatan manajemen kelembagaan dan profesionalisme tata kelola.
Ia optimistis kolaborasi tersebut akan memperluas dampak program serta menjamin keberlanjutan pengelolaan dana sosial kampus.
“Kami yakin sinergi ini akan membuat program BMU semakin profesional dan berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui peluncuran Program Wakaf dan Program Ramadan, BMU Unisba semakin mempertegas peran filantropi Islam sebagai instrumen pemberdayaan pendidikan dan sosial di lingkungan perguruan tinggi.
Langkah ini sekaligus menunjukkan tekad Unisba dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan dukungan sivitas akademika dan mitra strategis, Unisba optimistis dapat terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat luas.(gifa/png)




