Berita

Kopdoskar Unisba Selenggarakan RAT Tahun Buku 2025 Secara Hybrid, Tekankan Transparansi dan Penguatan Tata Kelola

SALAMMADANI.COM – Koperasi Dosen dan Karyawan Universitas Islam Bandung (Kopdoskar Unisba) kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 dengan format hybrid, memadukan pertemuan tatap muka dan daring, pada Jumat (13/2/2026).

Pelaksanaan luring dipusatkan di Aula Pascasarjana Unisba, sementara sebagian peserta mengikuti kegiatan secara online melalui Zoom, sehingga seluruh anggota tetap dapat berpartisipasi secara fleksibel.

RAT menjadi agenda penting koperasi sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota, sekaligus forum evaluasi kinerja selama satu tahun buku serta penyusunan rencana strategis ke depan. Kegiatan ini dihadiri pengurus, pengawas, dan ratusan anggota Kopdoskar Unisba, baik secara langsung maupun virtual.

Dalam sambutannya, Rektor Unisba sekaligus Ketua Penasihat Kopdoskar Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa RAT merupakan fondasi utama dalam sistem pengelolaan koperasi.

See also  Atlet Silat Tapak Suci dari Pesantren At-Tajdid Singaparna Unggul

Ia menyampaikan bahwa meskipun Kopdoskar Unisba masih berada dalam tahap awal pengembangan yang penuh tantangan, progres positif terus terlihat dari sisi kinerja dan manajemen organisasi.

Menurutnya, koperasi perlu mengedepankan prinsip transparansi, perencanaan yang terukur, efisiensi pengelolaan, serta adaptasi terhadap transformasi digital. Langkah tersebut dinilai penting guna meningkatkan mutu layanan dan memperkuat sinergi antaranggota.

“RAT bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi juga ruang evaluasi, refleksi, dan perencanaan agar koperasi semakin berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Kopdoskar Unisba Masa Bakti 2024–2027, Erwin Hamdani Harahap, S.Si., M.Sc., melaporkan bahwa performa koperasi selama Tahun Buku 2025 menunjukkan tren peningkatan, walaupun masih terdapat sejumlah keterbatasan.

See also  Unisba Gelar Sosialisasi dan Pencegahan Kegawatan Jantung di Desa Pangauban

Ia mengungkapkan, jumlah anggota saat ini mencapai sekitar 570 orang. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, koperasi dinilai tetap mampu bertahan dan terus memperbaiki kualitas pengelolaan.

“Dengan kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja tuntas, kami optimistis koperasi akan terus tumbuh dan memberikan manfaat lebih besar bagi seluruh anggota,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari Pejabat Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Dadang Suhendra, S.H., M.H. Ia menekankan bahwa anggota merupakan pemilik sekaligus penentu arah kemajuan koperasi, sehingga partisipasi aktif sangat diperlukan.

Ia menjelaskan, tingkat kesehatan koperasi diukur melalui empat aspek utama, yakni tata kelola organisasi, profil risiko, kinerja keuangan, serta permodalan. Selain itu, koperasi juga wajib memenuhi persyaratan legalitas usaha dan menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi terbaru yang berlaku.

See also  Siswa MAN 2 Kota Malang Diterima di Dua Universitas Ternama Kanada

Pada kesempatan tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung memberikan apresiasi kepada Kopdoskar Unisba atas pelaksanaan RAT yang tepat waktu. Ketepatan ini dinilai sebagai indikator koperasi yang aktif, tertib administrasi, dan sehat secara kelembagaan.(ask/png)***

Show More

Related Articles

Back to top button