Berita

Pengajian Umum Bulanan Unisba Gaungkan Pesan Istiqamah di Tengah Padatnya Aktivitas Modern

SALAMMADANI.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menggelar Pengajian Umum Bulanan sebagai bentuk konsistensi institusi dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (17/1) di Masjid Al-Asy’ari Unisba, Jalan Tamansari Nomor 1, Kota Bandung.

Pada kesempatan kali ini, pengajian menghadirkan Ustadz Dayat Indra Hidayat, M.Pd., dai muda sekaligus konten kreator islami, sebagai penceramah utama. Ia mengangkat tema reflektif “Jangan Sok Sibuk, Tapi Lupa Ngaji!”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat masa kini.

Tema tersebut menyoroti fenomena kehidupan modern yang kerap membuat umat Islam tenggelam dalam rutinitas pekerjaan dan aktivitas digital, hingga melupakan pentingnya meluangkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta menghadiri majelis ilmu.

See also  Indonesia dan Uzbekistan Perkuat Kemitraan di Bidang Keagamaan dan Pendidikan

Melalui kegiatan pengajian rutin ini, Unisba menegaskan perannya bukan hanya sebagai pusat pengembangan keilmuan, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pembinaan umat, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Pengajian umum bulanan turut menjadi wadah silaturahmi antara sivitas akademika dan masyarakat luas.

Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran beragama, memperkokoh keimanan, membentuk akhlak mulia, serta mendorong lahirnya masyarakat yang berilmu, beriman, dan beramal saleh dengan semangat Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid.

Ketua Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) Unisba), Dr. Parihat, Dra., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para jemaah yang hadir dari berbagai wilayah di Kota Bandung dan sekitarnya.

Ia menegaskan bahwa pengajian bulanan Unisba tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi berfungsi sebagai sarana strategis dalam pembentukan karakter islami dan penguatan nilai spiritual bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum.

See also  FTK Unisba Jalin Kolaborasi Internasional dengan Fakulti Pendidikan UiTM Malaysia

“Kesibukan sering dijadikan alasan, padahal Al-Qur’an adalah pedoman utama kehidupan. Bukan sekadar membacanya di sela waktu luang, tetapi kita perlu menyediakan waktu khusus untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an agar hidup memiliki arah dan nilai,” ungkapnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Dayat Indra Hidayat, M.Pd. menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah, tanpa memandang usia. Menurutnya, proses mencari ilmu tidak lepas dari berbagai ujian, termasuk rasa jenuh dan lelah, namun kunci utamanya adalah menjaga istiqamah.

“Anggap setiap majelis ilmu sebagai pertemuan terakhir, karena tidak ada jaminan kita masih diberi kesempatan di waktu berikutnya. Jika kita mampu istiqamah, insyaallah ilmu akan Allah tanamkan dalam diri kita,” tuturnya.

See also  Unisba Jadi Tuan Rumah Bimtek Kosabangsa dan Sosialisasi 'Mahasiswa Berdampak 2025': Mendorong Kolaborasi Nyata untuk Pemberdayaan Masyarakat

Ia juga mengingatkan pesan Malaikat Jibril ‘alaihissalam kepada Rasulullah SAW, bahwa setiap manusia pasti akan kembali kepada Allah SWT, setiap yang dicintai akan dipisahkan, dan seluruh amal perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar umat Islam senantiasa memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memperdalam ilmu dan memperbanyak amal saleh.

Melalui Pengajian Umum Bulanan Unisba, diharapkan pembinaan spiritual dapat terus berlangsung secara berkelanjutan, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat luas. Dengan demikian, Unisba terus berupaya menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil Unisba dan rahmatan lil ‘alamin.
(gifa/png)

Show More

Related Articles

Back to top button