Perkuat Tata Kelola Pendidikan, Unisba Laksanakan Resertifikasi ISO 21001:2018
SALAMMADANI.COM– Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali meneguhkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan dengan melaksanakan resertifikasi ISO 21001:2018. Kegiatan ini resmi dibuka pada Senin (5/1) di Ruang Pertemuan Gedung Dekanat Unisba dan akan berlangsung selama tiga hari, hingga 7 Januari 2026.
Audit resertifikasi tersebut dilakukan oleh tim auditor dari Intertek sebagai lembaga sertifikasi independen. Proses audit eksternal ini menilai sistem manajemen mutu pendidikan Unisba secara komprehensif, mencakup seluruh badan dan lembaga, fakultas, serta unit kerja di lingkungan kampus.
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat datang kepada tim auditor Intertek. Ia menegaskan bahwa Unisba yang berdiri sejak 1958 dan dikenal sebagai Kampus Biru serta Kampus Perjuangan, memiliki filosofi kuat dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus mendalam dalam pemahaman keagamaan, yang dirumuskan dalam konsep Faqih Fiddin.
Sejalan dengan visi Unisba sebagai perguruan tinggi Islam yang mandiri, maju, dan terkemuka di Asia, Rektor menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembentukan Badan Penjaminan Mutu (BPM) sejak 2008, penerapan sistem penjaminan mutu secara konsisten, serta penguatan berbagai dokumen strategis, seperti Statuta, Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2017–2033, Rencana Strategis (Renstra), dan Program Kerja Rektor.
“Unisba saat ini menyelenggarakan 35 program studi dari jenjang Sarjana, Profesi, Magister hingga Doktor. Sejak 2022, Unisba juga telah meraih akreditasi institusi berperingkat ‘Unggul’ serta memiliki 52 program studi dengan status ‘Unggul’,” jelas Rektor. Ia menambahkan bahwa seluruh pimpinan, ketua lembaga, badan, dan unit kerja siap menyajikan data serta bukti faktual yang dibutuhkan auditor agar proses resertifikasi berjalan objektif dan sesuai standar ISO 21001:2018.
Ketua BPM Unisba, Dr. Rini Lestari, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan bahwa kegiatan resertifikasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Unisba dalam menjaga dan mengembangkan sistem penjaminan mutu pendidikan. Menurutnya, capaian akreditasi ‘Unggul’ bukanlah titik akhir, melainkan landasan untuk terus melakukan continuous quality improvement melalui identifikasi dan perbaikan peluang peningkatan mutu di masa depan.
“Kami berkomitmen menyampaikan data dan fakta secara transparan kepada tim auditor sebagai bukti bahwa Unisba menjalankan proses pendidikan bermutu sesuai standar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Lead Auditor Intertek, Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., menegaskan bahwa sertifikasi ISO bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membantu institusi pendidikan mencapai target strategisnya. Ia mengajak seluruh sivitas akademika Unisba untuk tidak khawatir terhadap temuan audit, karena setiap temuan merupakan bagian dari proses penyempurnaan sistem menuju kondisi yang lebih baik.
Ia juga menjelaskan bahwa audit eksternal berfungsi sebagai validasi atas berbagai evaluasi internal yang telah dilakukan, sehingga sistem manajemen mutu pendidikan dapat terus berkembang secara objektif dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan resertifikasi ISO 21001:2018 ini, Unisba berharap mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan serta semakin mengokohkan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (askur/png)




