Ramadan Penuh Makna, Unisba Gelar Tasmī’ Al-Qur’an untuk Perkuat Spiritualitas Mahasiswa
SALAMMADANI.COM– Dalam suasana Ramadan yang sarat keberkahan, Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus Islami unggul yang berkarakter mujahid, mujtahid, dan mujaddid. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tasmī’ Al-Qur’an yang diselenggarakan pada Selasa (24 Februari 2026).
Kegiatan ini digelar oleh Lembaga Peningkatan Insan Mujahid Mujtahid Mujaddid (LPI3M) di Masjid Al-As’ari Unisba, yang menjadi pusat aktivitas keislaman kampus, mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Tasmī’ Al-Qur’an merupakan kegiatan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan penyimak dan penguji. Selain berfungsi sebagai evaluasi kualitas hafalan mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan akademik.
Sejumlah dosen hadir sebagai penguji, yaitu Dr. Parihat, Dra., M.Si.; Dr. Fahmi Fatwa, S.Sy., M.Si.; Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag.; Dr. M. Yunus, S.H.I., M.E.Sy.; dan Dr. Panji Adam, S.Sy., M.H.
Kehadiran para penguji ini memastikan proses berlangsung dengan standar akademik dan adab Islami yang tinggi.
Ketua Pelaksana yang juga Kepala Bagian Peningkatan Insan 3M LPI3M Unisba, M. Yunus, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan ruhiyah mahasiswa.
Menurutnya, Tasmī’ menjadi sarana menjaga kemurnian hafalan, meningkatkan kualitas bacaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Tujuan akhirnya adalah membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.
Mahasiswa yang mengikuti kegiatan diwajibkan membawa mushaf Al-Qur’an agar pelaksanaan berjalan khidmat dan penuh adab.
Melalui penyelenggaraan Tasmī’ Al-Qur’an ini, Unisba kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi Islam yang memadukan pengembangan ilmu pengetahuan dengan pembinaan karakter spiritual.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wasilah turunnya keberkahan Ramadan sekaligus memperkuat jati diri mahasiswa sebagai insan mujahid, mujtahid, dan mujaddid yang siap berkontribusi bagi umat dan bangsa.(gifa/png)




