Unisba Gelar Buka Bersama Guru BK se-Bandung Raya, Pererat Kemitraan Sekolah dan Perguruan Tinggi
SALAMMADANI.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) mengadakan kegiatan Buka Bersama bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA/SMK se-Bandung Raya di El Hotel Bandung, Selasa (3/3/2026). Acara ini dihadiri para guru BK dari berbagai sekolah di Kota Bandung dan sekitarnya, serta jajaran pimpinan universitas.
Hadir langsung Rektor Unisba, A. Harits Nu’man, didampingi para wakil rektor, yakni Wakil Rektor Bidang Belmawa Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang PSDUK Dr. Helmi Aziz, M.Pd.I., serta Wakil Rektor Bidang Alkerma Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H.
Dalam sambutannya, Rektor Unisba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus apresiasi kepada para guru BK yang selama ini berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung proses penerimaan mahasiswa baru.
Menurutnya, peran guru BK sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada siswa saat menentukan pilihan perguruan tinggi. Melalui pertemuan ini, Unisba berharap terjalin komunikasi yang lebih intensif serta terbuka untuk berbagai masukan demi meningkatkan efektivitas kerja sama antara kampus dan sekolah.
“Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi agar hubungan antara Unisba dan sekolah dapat terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.
Perkembangan Unisba: 36 Prodi dan Puluhan Guru Besar
Rektor juga memaparkan perkembangan Unisba sejak berdiri pada 15 November 1958. Saat ini, Unisba memiliki sekitar 36 program studi yang tersebar di 10 fakultas, meliputi Fakultas Syariah, Dakwah, Tarbiyah, Hukum, Farmasi dan Sains, Psikologi, Teknik, Ilmu Komunikasi, Ekonomi dan Bisnis, hingga Kedokteran.
Dari total 36 program studi tersebut, sebanyak 18 prodi telah meraih akreditasi unggul atau sekitar 50 persen. Capaian ini melampaui ketentuan akreditasi institusi yang mensyaratkan minimal 14 persen program studi berstatus unggul.
Selain itu, Unisba memiliki 28 guru besar aktif dengan total sekitar 36 guru besar termasuk emeritus. Menurut Rektor, kekuatan akademik tersebut menjadi salah satu keunggulan Unisba dibandingkan banyak perguruan tinggi lainnya.
Ia menegaskan bahwa Unisba konsisten menawarkan integrasi antara keilmuan dan nilai-nilai keislaman sebagai ciri khas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa.
“Unisba berkomitmen mencetak kader pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam yang kuat,” tegasnya.
Guru BK Apresiasi Perhatian Unisba
Perwakilan guru BK, Nidya Dwi Apriliyana, Koordinator BK SMA PGII 1 Bandung, menyampaikan apresiasi atas undangan dan perhatian yang diberikan oleh Unisba kepada para guru BK.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi. Para guru BK merasa diposisikan sebagai mitra, bukan sekadar tamu undangan.
“Di sekolah kami mendampingi siswa meraih cita-citanya, dan Unisba menjadi salah satu pilihan perguruan tinggi yang selaras dengan nilai pendidikan yang kami tanamkan,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, perguruan tinggi yang menyeimbangkan keunggulan akademik dengan pembentukan karakter dan nilai keislaman sangat dibutuhkan.
“Anak-anak saat ini tidak cukup hanya cerdas, tetapi juga harus memiliki akhlak yang baik. Nilai inilah yang menjadi kekuatan Unisba,” tambahnya.
Melalui kegiatan buka bersama ini, Unisba kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi pendidikan bersama sekolah demi melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.(gifa/png)




