Unisba Sambut MGBK Kota Tasikmalaya, Bahas Peluang Sinergi Pendidikan
SALAMMADANI.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) menerima kunjungan resmi dari Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Tasikmalaya pada Jumat (28/11). Rombongan yang terdiri dari 29 guru BK mewakili 24 SMA/MA di Kota Tasikmalaya itu disambut di Gedung LPPM oleh Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama (Alkerma) bersama tim Komhumas.
Kedatangan MGBK ini bertujuan menggali informasi lebih mendalam mengenai Unisba, mulai dari sarana kampus, mekanisme Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), kesempatan beasiswa, hingga berbagai program akademik dan peluang kerja sama yang dapat dijalin dengan sekolah-sekolah di Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., selaku Wakil Rektor Bidang Alkerma, menyampaikan penghargaan atas kunjungan tersebut. Ia menekankan bahwa guru BK memiliki peran sentral dalam ekosistem pendidikan nasional.
“Kami sangat menghargai kehadiran Ibu dan Bapak. Bagi Unisba, MGBK adalah mitra strategis—bukan hanya sebagai penghubung bagi siswa yang ingin melanjutkan studi, tetapi juga sebagai rekan dalam membangun masa depan pendidikan di Indonesia,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Unisba berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya berakhlak dan berintegritas, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global. Kunjungan ini, menurutnya, diharapkan dapat membuka jalan menuju kolaborasi jangka panjang dalam bentuk konsultasi karir, kunjungan kampus, penguatan minat siswa, hingga kerja sama akademik dengan sekolah maupun pesantren di Tasikmalaya.
Ketua MGBK Kota Tasikmalaya, Sutisna, M.Pd., juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari Unisba.
“Kami merasa bangga bisa berada di kampus yang telah berdiri selama 67 tahun. Usia tersebut mencerminkan kematangan dan kualitas Unisba dalam melahirkan lulusan terbaik,” ujarnya.
Sutisna menambahkan bahwa meskipun banyak perguruan tinggi swasta hadir di Tasikmalaya, Bandung tetap menjadi destinasi favorit siswa untuk melanjutkan pendidikan, termasuk Unisba yang populer terutama melalui Fakultas Kedokteran. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah guru BK baru pertama kalinya mengunjungi Unisba meski sering melintas di sekitarnya. Berbagai fasilitas kampus serta keberadaan rumah sakit pendidikan dianggap menjadi nilai tambah yang kuat.
“Kami datang dengan niat menjalin silaturahmi dan berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut. Kehadiran kami hari ini adalah bukti nyata keseriusan kami, bukan sekadar berkomunikasi melalui telepon,” tegasnya.(gifa/png)



