Berita

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Bersama Matahari Pagi Indonesia Kembali Salurkan Bantuan Banjir Aceh Tamiang

SALAMMADANI.COM — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kembali turun langsung ke Aceh Tamiang bersama Matahari Pagi Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor pada November 2025 lalu.

Kunjungan kali ini difokuskan pada upaya pemulihan sektor pendidikan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga pascabencana. Berbagai bantuan disalurkan, mulai dari perlengkapan sekolah, pakaian layak pakai, bahan kebutuhan pokok, hingga peralatan bangunan untuk membantu proses rehabilitasi di wilayah yang sulit dijangkau alat berat.

Bantuan tersebut mencakup ribuan paket sembako dan perlengkapan sekolah seperti tas, alat tulis, serta sepatu. Selain itu, disalurkan pula matras, ratusan dus makanan siap saji, pakaian layak pakai, serta berbagai peralatan bangunan yang dibutuhkan dalam perbaikan fasilitas umum dan sekolah.

See also  Calon Dokter FK Unisba Jalani Pesantren: 188 Mahasiswa Dibekali Ilmu, Iman, dan Integritas

Dalam keterangannya kepada wartawan, Wamenhaj menyebut kegiatan ini memiliki nilai emosional sekaligus kemanusiaan bagi dirinya.

“Hari ini saya berada di SDN 1 Kuala Simpang. Sekolah ini adalah tempat saya menempuh pendidikan dasar. Kami menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk para murid yang terdampak. Di sini juga terlihat bapak-bapak TNI yang bekerja keras memperbaiki sekolah pascabencana dengan peralatan sederhana karena alat berat tidak bisa masuk. Alhamdulillah, kondisinya kini jauh lebih baik,” ujar Wamenhaj, Minggu (1/2/2026).

Ia menjelaskan, Matahari Pagi Indonesia turut membawa berbagai alat bangunan guna mendukung kerja gotong royong personel TNI dalam memperbaiki sarana pendidikan di Kuala Simpang dan sekitarnya.

“Insya Allah semua unsur bergerak bersama—TNI, masyarakat, dan relawan—agar fasilitas pendidikan segera pulih dan anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman. Kami juga menyalurkan tas, buku, seragam, sepatu, serta sembako untuk warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat,” tambahnya.

See also  Ratri Rizki Kusumalestari Resmi Peroleh Gelar Doktor Ilmu Komunikasi Unisba, Bongkar Pola Bermedia Gen Z dalam Menangkal Hoaks

Menurut Wamenhaj, distribusi bantuan tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi juga akan menjangkau sejumlah sekolah lain melalui koordinasi dengan aparat TNI yang bertugas langsung di daerah terdampak, terutama wilayah yang sulit dijangkau alat berat.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan daerah bencana di Aceh dan wilayah sekitarnya.

“Kami berharap masyarakat Aceh Tamiang tetap percaya bahwa pemerintah terus bekerja maksimal bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. Presiden menginginkan proses pemulihan berjalan cepat, dengan fokus penanganan saat ini di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhaj bersama Tim Matahari Pagi Indonesia mengunjungi sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama di Aceh Tamiang untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak korban banjir bandang. Kunjungan ini menjadi yang kelima kalinya dilakukan Wamenhaj sebagai bentuk kepedulian dan pemantauan langsung proses pemulihan di daerah tersebut, yang juga memiliki nilai emosional karena menjadi tempat ia menghabiskan masa sekolah dasar.

See also  Unisba Dampingi Desa Alamendah Bangun Model Wisata Halal Berbasis Komunitas

Sebelum bertolak ke Aceh Tamiang, Wamenhaj juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di desa kelahirannya itu, ia bersilaturahmi dan berbincang hangat dengan warga, sekaligus mengenang masa kecil bersama masyarakat yang mengenal dekat keluarganya.

Menutup rangkaian kegiatan, Wamenhaj berharap Aceh Tamiang dan seluruh wilayah terdampak bencana lainnya dapat segera pulih dan kembali bangkit. (kemenhaj/ask-png)

Show More

Related Articles

Back to top button